Selasa, 18 Oktober 2011

Venue Sea Games Rampung 95 Persen

BERITAJAKARTA.COM
Pembangunan arena pertandingan (venue) Sea Games XXVI di Jakarta sudah rampung 95 persen, termasuk venue Dayung di Cipole, Karawang. Bahkan sudah 15 cabang olahraga yang menggelar test event.

"Sudah ada 15 dari 24 cabang olahraga yang telah menggelar test event. Rencananya, Selasa (18/10) besok akan ada test event pencak silat di Padepokan Pencaksilat Taman Mini Indonesia Indonesia," ujar Ratiyono, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta, saat apel persiapan Sea Games di Sekretariat Sea Games, Gedung Olahraga Pulogadung, Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (17/10) sore.

Sedangkan cabang olahraga yang belum melakukan test event, kata Ratiyono, yaitu pencaksilat, roadrace, BMX, MTB (mountain bike), golf, track sepeda veledroom, futsal, sepakbola, dan panahan. "Sejauh ini tidak ada kendala dalam pelaksanaan test event, hanya saja memang menunggu penjadwalan yang telah ditetapkan," jelasnya.

Untuk tempat penginapan atlet diupayakan dekat dengan arena pertandingan sehingga tidak menguras stamina atlet sebelum bertanding. Misalnya untuk atlet bola basket, penginapannya di Hotel Haris Kelapagading karena venue ada di Kelapagading. Sepakbola di Hotel Sultan. Untuk lomba dayung atlet menginap di hotel di Karawang. Sedangkan hanggar yang digelar di UI Depok, atlet menginap di Hotel Kaisar, Mampangprapatan, Jakarta Selatan.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI, Fadjar Panjaitan yang hadir pada kesempatan itu meminta seluruh panitia diminta proaktif sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) masing-masing. "Deputi 1 bidang cabang olahraga agar segera menginventarisir 24 cabang olahraga yang digelar di DKI Jakarta. Cabang olahraga yang belum melaksanakan test event agar ditinjau. Demikian halnya venue yang belum selesai agar segera dituntaskan tepat waktu. Terutama untuk venue dayung di Cipole, Karawang, Jawa Barat," pinta Fadjar Panjaitan.

Mantan Walikota Jakarta Barat itu juga mengimbau panitia juga dapat mengelola tempat-tempat rekreasi dan mal sebagai media sosialisasi pelaksanaan Sea Games. Bentuknya bisa berupa pemasangan spanduk, umbul-umbul tentang Sea Games. Pemasangan media informasi ini juga dapat dilakukan di sepanjang jalur yang menjadi perlintasan atlet dari tempat penginapan ke tempat pertandingan.





Reporter: nurito | Editor: agus

Sebagian Atlet SEA Games Menginap di Kapal Pesiar

Venue Aquatic Centre Sea Games 2011 di Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

TEMPO Interaktif, Jakarta -Panitia Pusat Pelaksana SEA Games XXVI (INASOC Pusat) berupaya mengakomodasi atlet di Palembeng, Sumatra Selatan. Ketua Harian INASOC Pusat Rahmat Gobel menyatakan pihaknya berupaya menyewa kapal pesiar sebagai tempat menginap sebagian atlet dan ofisial selama SEA Games XXVI pada 11-22 November.


Kapal pengganti penginapan tersebut akan ditempatkan di Sungai Musi yang membelah Kota Palembang. Pihaknya membutuhkan kapal berukuran kurang dari 6.000 deadweight tonnage (DWT). “Kalau lebih dari itu, kapal akan kandas. Kendalanya, kapal ukuran tersebut sangat susah. Kalaupun ada, harganya sangat mahal,” kata Rahmat, Senin, 17 Oktober 2011.





Sebanyak 15.900 atlet dan ofisial dari 11 negara akan berpartisipasi pada ajang dua tahunan ini. Dari jumlah itu, sebagian atau 8.000 orang akan bertanding di Palembang. Wisma Atlet di Kompleks Olahraga Jakabaring hanya dapat menampung 2.000 atlet. Sedangkan, hotel-hotel di Palembang juga hanya bisa menampung 4.500 orang.





Sekitar 1.500 lainnya terancam tak tertampung. Jumlah tersebut belum termasuk wartawan peliput SEA Games dan suporter dari 11 negara. “Tapi, prioritas untuk atlet, ofisial, dan awak media yang bertugas mengabarkan pertandingan kepada masyarakat,” ujar Rahmat.





Selain kapal pesiar, kapal milik TNI juga dapat dimanfaatkan sebagai pengganti penginapan. “Saat ini, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Nurdin, tengah berupaya meminjam kapal dari TNI,” kata Rahmat.

Sebelumnya, Ketua Inasoc Daerah Sumatera Selatan, Muddai Maddang, tak bisa menjamin akomodasi bagi para peliput SEA Games. Pada September lalu, dia sempat mengutarakan akomodasi di Palembang bisa teratasi.











EZTHER LASTANIA

SEA Games Digelar, Sekolah Libur Lima Hari

Headline
Oleh: Wahyu Praditya Purnomo
Metropolitan
INILAH.COM, Jakarta - Untuk mendukung pelaksanaan SEA Games ke-26 di Jakarta, Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan meliburkan kegiatan belajar dan mengajar di sekolah-sekolah selama lima hari.

Sekolah yang diliburkan adalah sekolah ditingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas atau Kejuruan (SMA/SMK) pada 14-18 November 2011. Sedangkan tingkat Sekolah Dasar (SD) saat ini masih dalam pembahasan akan diliburkan atau tidak.

"Masa libur selama lima hari masih dapat diterima, karena masih masuk dalam batas toleransi kegiatan pendidikan sesuai kalender pendidikan efektif. Batas maksimal kegiatan pendidikan dalam Kalender Pendidikan selama 251 hari, sedangkan batas minimal kegiatan pendidikan antara 240-245 hari dalam setahun," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, Senin (17/10/2011).

Dijelaskannya jika proses belajar mengajar diliburkan selama lima hari, tidak akan mengganggu kegiatan pendidikan efektif selama satu tahun karena masih diatas batas minimal. "Sekolah diliburkan, karena sebagai tuan rumah kami juga ingin memberikan kontribusi terhadap kelancaran acara SEA Games,” ujarnya.

Namun demikian Taufik menegaskan tidak seluruh siswa akan diliburkan, namun hanya siswa kelas 1 dan kelas 2 SMP dan SMA/SMK saja yang libur. Sedangkan siswa kelas 3 SMP dan SMA/SMK tidak diliburkan karena kegiatan belajarnya tidak boleh berhenti. “Setelah kami kaji, maka siswa kelas 3 baik di SMP maupun di SMA dan SMK tidak kami liburkan. Karena waktu lima hari tersebut bisa digunakan untuk mempersiapkan mereka menghadapi materi UN pada tahun 2012,” ujarnya.

Sedangkan, untuk siswa SD, dia menyatakan masih dalam pembahasan diliburkan atau tidaknya, sebab pada umumnya lokasi sekolah tingkat SD berada di lingkungan sekitar rumah pelajar. Sehingga dinilai tidak terlalu mengganggu lalu lintas di Jakarta.

Menurut Taufik, libur lima hari tersebut tidak menggeser waktu liburan yang akan datang, seperti libur akhir tahun atau libur semester. Untuk mengejar ketertinggalan pelajaran, Dinas Pendidikan DKI meminta sekolah-sekolah memberikan tambahan pelajaran. Tidak hanya itu, selama libur, para siswa juga tetap diberi tugas rumah terkait penyelenggaraan SEA Games.[bay]

Atlet dan Selebritas Yakin SEA Games Tepat Waktu

AYO INDONESIA BISA
JAKARTA (Suara Karya): Tenda berukuran 10x10 meter yang berada di Plaza Senayan, Jakarta, dipadati kalangan akademisi, atlet, blogger, dan para selebritas. Mereka berkumpul untuk gerakan "Ayo! Indonesia Bisa".

Gerakan ini bertujuan menggalang dukungan dari masyarakat luas bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan SEA Games tepat waktu dan mendukung atlet untuk meraih prestasi terbaik.

"Saya yakin Indonesia mampu menyelenggarakan SEA Games tepat waktu. Dan, saya yakin atlet Indonesia bisa meraih prestasi terbaik," kata penyanyi Syahrini.

Keyakinan itu disambut peraih medali emas lari gawang 100 meter SEA Games Laos 2009, Dedeh Herawati. "Ya, saya yakin bisa mengulang prestasi dua tahu lalu. Kondisi saya sudah prima dan siap menjadi yang terbaik," kata Dedeh Herawati.

Dalam acara itu hadir Rafi Ahmad, Okky Lukman, Frans Sinatra, dan artis papan atas lainnya.

Ketua Pelaksana Indonesian SEA Games Organizing Committe (Inasoc) Rachmad Gobel mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. "Insya Allah seluruh venue sudah selesai akhir Oktober 2011. Kami sangat mengharapkan dukungan semua pihak untuk kelancaran pelaksanaan SEA Games, khususnya di Palembang," ujarnya.

Secara terpisah, Ketua Bidang Olahraga Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Pusat Iman Arif mengatakan, pihaknya siap memberikan dukungan.

"Bagaimanapun Kadin berkewajiban menyukseskan SEA Games XXVI," katanya. Bagaimana bentuk dukungan Kadin? "Ya, kita akan menyiapkan seluruh acara untuk memasyarakatkan SEA Games melalui perjalanan Api SEA Games di sembilan kota," kata mantan Manajer Timnas Sepak Bola Indonesia ini. (Ashari)