Fokus di ISL
Rahmad Darmawan. Foto: Dok.JPNN
JAKARTA- Keinginan Badan Tim Nasional (BTN) mengontrak Rahmad Darmawan sebagai pelatih timnas U-23 proyeksi SEA Games menemui jalan terjal. Manajemen Persija Jakarta, klub yang dilatih Rahmad terang-terangan menolak tawaran yang diajukan BTN tersebut.
Alasannya, Persija masih membutuhkan tenaga RD, sapaan karib Rahmad untuk mengarungi sisa kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. Apalagi, saat ini Persija masih terpuruk di peringkat keempat klasemen sementara.
"Kami ingin mencapai target peringkat kedua klasemen akhir nanti. Soalnya untuk menjadi juara sudah sanat berat. Karena itu, kami mutlak membutuhkan tangan besi seperti RD," ucap Beni Erwin, asisten manajer Persija kemarin (12/4).
Beni menambahkan, jajaran asisten pelatih dianggap belum mumpuni untuk memenuhi target tersebut. Karenanya mereka tetap akan mempertahankan RD hingga kompetisi ISL usai.
Namun lain cerita jika kompetisi telah kelar. Mereka mengisyaratkan bakal mengijinkan RD untuk menahkodai timnas karena tak akan mengganggu internal tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut.
"Kalau sekarang harus bergabung di Pelatnas lalu RD mesti ke luar negeri, tentu akan sangat memberatkan bagi kami. Karena itu kami memilih tak mengijinkannya," imbuh Beni.
Kondisi itu memaksa BTN berpikir keras untuk menggaet RD. Mereka menyatakan akan melakukan lobi terhadap mantan pelatih Persipura Jayapura serta Sriwijaya FC Palembang tersebut. "Kami akan melobi bersama Satlak Prima untuk bisa membantu Merah Putih. Kami akan coba diskusikan dengan RD soal TC Pelatnas," ucap Iman Arif, direktur teknik BTN.
Jika RD bermasalah, lain dengan Aji Santoso. Kubu Persebaya 1927 menyatakan legowo melepas Aji menahkodai Timnas U-23. Mereka tak khawatir jika antinya Persebaya bakal terjun bebas setelah ditinggal mantan pelatih Persema Malan tersebut.
"Kami akan mencari pelatih asing untuk anak-anak. Kami memang harus berkorban demi bangsa. Tidak apa-apa. Masih ada pelatih lain," ucap Saleh Ismail Mukadar, komisaris utama Persebaya 1927. (ru)
Bahasa Indonesia | English | Melayu | Pilipino | 中文 | Thai | Tiếng Việt| العربية | Russian | Lainnya
Rabu, 13 April 2011
Persija Larang RD Gabung Timnas
Label:
News
Selasa, 12 April 2011
KONI Sumsel Siapkan Gedung Sekretariat SEA Games
Laporan Wartawan Sriwijaya Post, M Husin
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Ketua KONI Sumsel, Muddai Madang menjelaskan, pihaknya juga telah menyiapkan Sekretariat SEA Games XXVI yang cukup representatif dengan menggunakan gedung baru 15 lantai milik Bank Sumsel Babel di kawasan Jakabaring Sport City (JBC).
“Memang gedung ini sesuai arahan bapak Gubernur Sumsel usai selesai dibangun belum boleh digunakan terlebih dahulu dan akan menjadi kantor sekretariat panitia SEA Games XXVI,” jelasnya.
Muddai menjelaskan, nantinya seluruh negara peserta akan memiliki kantor sendiri di lantai gedung ini. “Kantor 11 negara peserta kita tempatkan di lantai 4 dan pusat penyiaran SEA Games akan berada di lantai 5. Kegiatan press conference atau official meeting berada di lantai 1. Kita juga siapkan akses internet, food court untuk menunjang aktifitas para jurnalis peliput nantinya,” ujarnya.
Saat ini progress pembangunan gedung ini sendiri sudah mencapai 90 persen dan tinggal memasuki tahapan penyelesaian. “Kita masih menunggu finalisasi lay out untuk SEA Games, sekarang kita memang menyiapkan 5 lantai untuk sekretariat, tapi jika kurang akan kita tambah,” ujar Muddai. (*)
Editor: Harismanto | Sumber: Sriwijaya Post
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Ketua KONI Sumsel, Muddai Madang menjelaskan, pihaknya juga telah menyiapkan Sekretariat SEA Games XXVI yang cukup representatif dengan menggunakan gedung baru 15 lantai milik Bank Sumsel Babel di kawasan Jakabaring Sport City (JBC).
“Memang gedung ini sesuai arahan bapak Gubernur Sumsel usai selesai dibangun belum boleh digunakan terlebih dahulu dan akan menjadi kantor sekretariat panitia SEA Games XXVI,” jelasnya.
Muddai menjelaskan, nantinya seluruh negara peserta akan memiliki kantor sendiri di lantai gedung ini. “Kantor 11 negara peserta kita tempatkan di lantai 4 dan pusat penyiaran SEA Games akan berada di lantai 5. Kegiatan press conference atau official meeting berada di lantai 1. Kita juga siapkan akses internet, food court untuk menunjang aktifitas para jurnalis peliput nantinya,” ujarnya.
Saat ini progress pembangunan gedung ini sendiri sudah mencapai 90 persen dan tinggal memasuki tahapan penyelesaian. “Kita masih menunggu finalisasi lay out untuk SEA Games, sekarang kita memang menyiapkan 5 lantai untuk sekretariat, tapi jika kurang akan kita tambah,” ujar Muddai. (*)
Editor: Harismanto | Sumber: Sriwijaya Post
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com
Label:
News
BKPM Ajak Perusahaan Dunia Terlibat di SEA Games
Penulis : Baharman
BKPM Ajak Perusahaan Dunia Terlibat di SEA Games
PALEMBANG--MICOM: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia akan mengundang Coca Cola , Commonwealth Bank, serta perusahaan kelas dunia lainnya untuk bersinergi dengan program olahraga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan (Sumsel), khususnya menjelang SEA Games XXVI.
Kepala BKPM Gita Wiryawan mengatakan, pihaknya siap memfasilitasi kerja sama antara Sumsel dan perusahaan dunia yang kerap terlibat dalam sponsor olahraga.
"Investasi Coca Cola besar sekali, kita usahakan agar mereka juga mau program olahraga di Sumsel," ujar Wiryawan, seusai meninjau pembangunan venue di Jakabaring Sport City (JBC), Minggu (10/4).
Selain Coca Cola, tambah Wiryawan, Commonwealth Bank juga bisa diajak sebab perusahaan asal Australia itu sering mengadakan turnamen tenis internasional di Bali. Maka bisa saja turnamen tenis itu tidak di Bali tapi di Sumsel apabila lapangan tenisnya telah dibangun.
Untuk menunjang hal tersebut, Wiryawan juga berharap agar Pemprov Sumsel lebih mensosialisasikan lagi jadi diri sebagai tuang rumah SEA Games XXVI, misalnya melakukan kunjungan keluar negeri sebelum SEA Games dimulai November nanti, agar komunitas internasional dunia mengetahui eksistensi dan prakarsa yang dilakukan Gubernur.
"Momentum SEA Games akan menjadi opportunity branding bagi Sumsel di kancah internasional. Sehingga pesta olahraga itu betul-betul dirasakan komunitas internasional," paparnya.
Menurut Kepala BKPM, selama ini keberadaan Sumsel sebagai tuan rumah SEA Games baru dirasakan rakyat Indonesia, sebagian besar masyarakat Asia Tenggara masih banyak yang belum tahu.
"Jadi perlu ada peningkatan promosi profil Sumsel ke luar, bukan hanya di Asia Tenggara, tapi dunia yang lebih luas," tandasnya. (Bhm/OL-3)
BKPM Ajak Perusahaan Dunia Terlibat di SEA Games
PALEMBANG--MICOM: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia akan mengundang Coca Cola , Commonwealth Bank, serta perusahaan kelas dunia lainnya untuk bersinergi dengan program olahraga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Selatan (Sumsel), khususnya menjelang SEA Games XXVI.
Kepala BKPM Gita Wiryawan mengatakan, pihaknya siap memfasilitasi kerja sama antara Sumsel dan perusahaan dunia yang kerap terlibat dalam sponsor olahraga.
"Investasi Coca Cola besar sekali, kita usahakan agar mereka juga mau program olahraga di Sumsel," ujar Wiryawan, seusai meninjau pembangunan venue di Jakabaring Sport City (JBC), Minggu (10/4).
Selain Coca Cola, tambah Wiryawan, Commonwealth Bank juga bisa diajak sebab perusahaan asal Australia itu sering mengadakan turnamen tenis internasional di Bali. Maka bisa saja turnamen tenis itu tidak di Bali tapi di Sumsel apabila lapangan tenisnya telah dibangun.
Untuk menunjang hal tersebut, Wiryawan juga berharap agar Pemprov Sumsel lebih mensosialisasikan lagi jadi diri sebagai tuang rumah SEA Games XXVI, misalnya melakukan kunjungan keluar negeri sebelum SEA Games dimulai November nanti, agar komunitas internasional dunia mengetahui eksistensi dan prakarsa yang dilakukan Gubernur.
"Momentum SEA Games akan menjadi opportunity branding bagi Sumsel di kancah internasional. Sehingga pesta olahraga itu betul-betul dirasakan komunitas internasional," paparnya.
Menurut Kepala BKPM, selama ini keberadaan Sumsel sebagai tuan rumah SEA Games baru dirasakan rakyat Indonesia, sebagian besar masyarakat Asia Tenggara masih banyak yang belum tahu.
"Jadi perlu ada peningkatan promosi profil Sumsel ke luar, bukan hanya di Asia Tenggara, tapi dunia yang lebih luas," tandasnya. (Bhm/OL-3)
Label:
News
Rahmad Berpeluang Tangani Timnas SEA Games
Editor: Aloysius Gonsaga
SRIWIJAYA POST/SYAHRUL HIDAYAT
Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan.
JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan berpeluang menangani tim nasional U-23 untuk SEA Games 2011. Rahmad akan mendampingi Pelatih Kepala Alfred Riedl.
Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional Iman Arif di Jakarta, Senin (11/4/2011), mengatakan, selain Rahmad, calon pelatih yang akan mendampingi pelatih asal Austria itu adalah Pelatih Persebaya 1927 Aji Santoso.
"Keputusannya nanti hari Kamis (14/4/201) setelah semuanya menemui Satlak Prima. Jadi semuanya belum jelas, apakah mau atau tidak," kata Iman.
Menurut Iman, jika salah satunya terpilih, akan dikontrak selama enam bulan ke depan dan akan langsung menangani Yongky Ariwibowo dan kawan-kawan mulai dari pembentukan karakter di Batujajar, Bandung, yang akan dimulai 1 Mei nanti.
Dari dua calon tersebut, kata dia, yang berpeluang besar menjadi pelatih harian timnas U-23 adalah Rahmad. Hanya saja yang menjadi pertanyaan apakah pelatih kelahiran Bandar Lampung itu bersedia menjadi pelatih harian timnas U-23.
"Banyak pihak telah menyetujui, termasuk dari LPI. Hanya saja semuanya belum diputuskan. Untuk rencana ini kami juga terus berkomunikasi dengan Riedl," katanya menambahkan.
Timnas akan menjalani latihan pembentukan karater building di Batujajar. Setelah itu, mereka langsung menjalani pemusatan latihan di Austria selama tiga bulan ke depan.
Iman pada kesempatan ini juga menepis pernyataan Komandan Satlak Prima Tono Suratman yang menyatakan bahwa terjadi perubahan di kepelatihan timnas U-23 yang akan turun di SEA Games 2011. Timnas baik U-23 dan senior, kata dia, tetap dipegang oleh Riedl sesuai dengan kontrak yang disepakati sebelumnya. Kontrak mantan pemain timnas Laos dan Vietnam itu baru akan berakhir pada Mei 2012.
"Pada pertemuan dengan Satlak Prima tadi kami juga telah menanyakan gaji untuk pelatih harian," kata mantan Ketua BTN itu.
Sesuai dengan standar gaji pelatih yang ditetapkan oleh Satlak Prima, besarnya gaji yang akan diterima oleh pelatih timnas sebesar Rp 50 juta per bulan.
Sementara itu, Rahmad saat dikonfirmasi belum mengetahui dengan pasti posisi apa yang akan ditawarkan karena pertemuannya dengan Satlak Prima baru akan dilakukan Kamis nanti.
SRIWIJAYA POST/SYAHRUL HIDAYAT
Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan.
JAKARTA, KOMPAS.com — Pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan berpeluang menangani tim nasional U-23 untuk SEA Games 2011. Rahmad akan mendampingi Pelatih Kepala Alfred Riedl.
Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional Iman Arif di Jakarta, Senin (11/4/2011), mengatakan, selain Rahmad, calon pelatih yang akan mendampingi pelatih asal Austria itu adalah Pelatih Persebaya 1927 Aji Santoso.
"Keputusannya nanti hari Kamis (14/4/201) setelah semuanya menemui Satlak Prima. Jadi semuanya belum jelas, apakah mau atau tidak," kata Iman.
Menurut Iman, jika salah satunya terpilih, akan dikontrak selama enam bulan ke depan dan akan langsung menangani Yongky Ariwibowo dan kawan-kawan mulai dari pembentukan karakter di Batujajar, Bandung, yang akan dimulai 1 Mei nanti.
Dari dua calon tersebut, kata dia, yang berpeluang besar menjadi pelatih harian timnas U-23 adalah Rahmad. Hanya saja yang menjadi pertanyaan apakah pelatih kelahiran Bandar Lampung itu bersedia menjadi pelatih harian timnas U-23.
"Banyak pihak telah menyetujui, termasuk dari LPI. Hanya saja semuanya belum diputuskan. Untuk rencana ini kami juga terus berkomunikasi dengan Riedl," katanya menambahkan.
Timnas akan menjalani latihan pembentukan karater building di Batujajar. Setelah itu, mereka langsung menjalani pemusatan latihan di Austria selama tiga bulan ke depan.
Iman pada kesempatan ini juga menepis pernyataan Komandan Satlak Prima Tono Suratman yang menyatakan bahwa terjadi perubahan di kepelatihan timnas U-23 yang akan turun di SEA Games 2011. Timnas baik U-23 dan senior, kata dia, tetap dipegang oleh Riedl sesuai dengan kontrak yang disepakati sebelumnya. Kontrak mantan pemain timnas Laos dan Vietnam itu baru akan berakhir pada Mei 2012.
"Pada pertemuan dengan Satlak Prima tadi kami juga telah menanyakan gaji untuk pelatih harian," kata mantan Ketua BTN itu.
Sesuai dengan standar gaji pelatih yang ditetapkan oleh Satlak Prima, besarnya gaji yang akan diterima oleh pelatih timnas sebesar Rp 50 juta per bulan.
Sementara itu, Rahmad saat dikonfirmasi belum mengetahui dengan pasti posisi apa yang akan ditawarkan karena pertemuannya dengan Satlak Prima baru akan dilakukan Kamis nanti.
Label:
News
Langganan:
Postingan (Atom)
